Karena kemaren banyak yang nanya2 soal anime offside, jadi sekarang saya upload link downloadnya.. :)
Offside (2001) [オフサイド] TV.torrent
kemaren saya download anime ini pake torrent, tapi sayangnya saya lupa alamat yg ngas torrent-nya,
jadinya ya saya upload ulang aja file torrent-nya, dan karena di wordpress ga boleh upload file torrent, jadi ini udah direname extensionnya jadi doc.
untuk menggunakan file torrent ini, terlebih dulu rename dan ganti extensionnya (hapus aja ekstensi ".doc") sehingga extensi file jadi ".torrent". setelah itu file bisa dibuka dengan menggunakan aplikasi utorrent, atau aplikasi client torrent yang lain..
aplikasi utorrent bisa didownload di sini:
http://www.utorrent.com/
FYI, seri anime ini terdiri dari 39 episode (kumplit) tapi masih raw audionya bahasa japan (ga ada subtitle), dan kualitasnyapun tergolong biasa aja, gak bagus2 amat.. tapi yah minimal bisa ditonton lah.. :D
Quin Blog
kasih Ibu sepanjang masa, kasih Ayah sepanjang kasih Ibu
Monday, March 24, 2014
Tuesday, November 26, 2013
Belajar implementasi Stack menggunakan Java API Collection
Alpro menjadi salah satu mata kuliah di kampus semester ini. Materinya mulai dari bahasa C dan Pascal, kemudian sekarang lanjut dengan Java. Karena merasa belum terbiasa dengan Java, maka diputuskan untuk belajar bareng dengan rekan-rekan lain yang dirasa sudah lebih menguasai materinya. Jadilah hari ini di kampus belajar penggunaan stack, queue, ArrayList, dan HashMap dengan bahasa Java.
Materinya sebenarnya tidak terlalu banyak, tapi mungkin faktor "ga terbiasa" membuat otak agak kewalahan. Biar belajarnya ga sia-sia - hari ini inget besok lupa - jadi mending ditulis aja di sini sebagai reminder seandainya suatu saat kelupaan.
Mungkin langsung aja ke bahasan Stack. Di sini kita mencoba menggunakan Java API Collection yang telah tersedia lengkap, salah satunya library mengenai Stack. Syntaxnya kurang lebih seperti ini:
pada code diatas, kita lihat ada import java.util.Stack; supaya kita bisa menggunakan tipe data Stack secara langsung. Dengan cara ini kita tidak perlu repot-repot membuat sendiri class Stack, karena class tersebut termasuk atribut dan methodnya sudah disediakan oleh java.
Tipe Stack ini memiliki beberapa method yang bisa diakses secara public yaitu push yang digunakan untuk menambahkan record baru pada Stack. Sedangkan method pop merupakan method untuk membaca record Stack yang paling atas kemudian mengeluarkannya dari Stack. Selain pus dan pop ada juga method Size untuk membaca ukuran Stack. Method lain adalah peek, yaitu untuk membaca record terakhir yang masuk, namun tidak melakukan pengurangan terhadap jumlah elemen Stack.
mungkin masih banyak hal lain yang bisa dieksploitasi dari Stack pada Java, namun karena keterbatasan waktu dan kapasitas otak jadi sepertinya kali ini cukup mencatat mengenai Stack dulu saja. :)
Materinya sebenarnya tidak terlalu banyak, tapi mungkin faktor "ga terbiasa" membuat otak agak kewalahan. Biar belajarnya ga sia-sia - hari ini inget besok lupa - jadi mending ditulis aja di sini sebagai reminder seandainya suatu saat kelupaan.
Mungkin langsung aja ke bahasan Stack. Di sini kita mencoba menggunakan Java API Collection yang telah tersedia lengkap, salah satunya library mengenai Stack. Syntaxnya kurang lebih seperti ini:
import java.util.Stack;
public class TesStack {
public static void main(String[] args) {
/*
# membuat objek st bertipe Stack dengan item bertipe Integer
*/
Stack<Integer> st = new Stack<Integer>();
/*
# memanggil method push yang dimiliki oleh Stack
*/
st.push(10);
st.push(20);
st.push(30);
System.out.println(st.size()); // # akan mengeluarkan output "3"
System.out.println(st.pop()); // # akan mengeluarkan output "30" (sekaligus mengurangi size Stack)
System.out.println(st.size()); // # akan mengeluarkan output "2"
System.out.println(st.peek()); // # akan mengeluarkan output "20" (tidak mengurangi size Stack)
System.out.println(st.size()); // # akan mengeluarkan output "2"
}
}
pada code diatas, kita lihat ada import java.util.Stack; supaya kita bisa menggunakan tipe data Stack secara langsung. Dengan cara ini kita tidak perlu repot-repot membuat sendiri class Stack, karena class tersebut termasuk atribut dan methodnya sudah disediakan oleh java.
Tipe Stack ini memiliki beberapa method yang bisa diakses secara public yaitu push yang digunakan untuk menambahkan record baru pada Stack. Sedangkan method pop merupakan method untuk membaca record Stack yang paling atas kemudian mengeluarkannya dari Stack. Selain pus dan pop ada juga method Size untuk membaca ukuran Stack. Method lain adalah peek, yaitu untuk membaca record terakhir yang masuk, namun tidak melakukan pengurangan terhadap jumlah elemen Stack.
mungkin masih banyak hal lain yang bisa dieksploitasi dari Stack pada Java, namun karena keterbatasan waktu dan kapasitas otak jadi sepertinya kali ini cukup mencatat mengenai Stack dulu saja. :)
Saturday, August 17, 2013
command line pdf2swf untuk membuat swf - flexpaper
sekedar catatan untuk diri sendiri kali aja lupa. kalau tidak bisa mengeksekusi perintah save to swf pada aplikasi swf2pdf dikarenakan file yang terlalu besar atau alasan lain, bisa dicoba dengan menggunakan command line sebagai berikut;
C:\SWFTools\pdf2swf.exe Paper.pdf -o Paper%.swf -f -T 9 -t -s storeallcharacters
tanda % digunakan bila kita ingin membuat hasil satu swf file untuk setiap satu halaman pdf .
C:\SWFTools\pdf2swf.exe Paper.pdf -o Paper%.swf -f -T 9 -t -s storeallcharacters
tanda % digunakan bila kita ingin membuat hasil satu swf file untuk setiap satu halaman pdf .
Monday, May 20, 2013
data partition missing when reinstall windows 8 (mengatasi partisi data hilang saat install ulang windows 8)
kemarin saat mengotak-atik instalasi aplikasi tertentu, secara tidak sengaja saya merestore system Windows 8 dengan recovery drive. dan setelah menunjukkan proses installasi windows 8 sampai selesai, sampai ke layar desktop, saya baru menyadari bahwa partisi data yang tadinya berlabelkan drive "D:/: sudah tidak ada lagi pada tempatnya. yang tersisa hanya drive C saja. ukuran partisi C ini juga masih seperti sebelum restore system yaitu sebesar 100GB, lalu kemana partisi 500GB lebih yang tadinya berisi Data? :(
setelah garuk2 kepala sebentar, saya mencoba cek di disk management (klik kanan "my computer", pilih "manage", lalu klik menu "disk management"). di sana terlihat bahwa disk 0 (tempat hard drive terinstall) masih terbagi menjadi beberapa partisi diantaranya untuk system C (100GB) dan kemudian ada bagian partisi lain sebesar 500GB lebih yang menurut saya ini adalah partisi yang saya cari. namun permasalahannya adalah, bagian partisi ini tidak bisa diassign atau dialokasikan agar terbaca sebagai drive data. bila di klik kanan hanya menampilkan menu "help" dan tidak bisa dilakukan action apapun untuk memperbaikinya. saya sempat berpikir untuk menggunakan tools untuk mengatur partisi semisal partition magic, easus, dan teman-temannya. namun setelah dipikir-pikir resikonya adalah kehilangan data yang tersimpan didalamnya perlahan-lahan saya lupakan ide tersebut..
lalu dengan berbekal browser hape, saya memberanikan diri bertanya sama mbak gugel, dan mendapatkan rekomendasi untuk menggunakan diskpart. okelah sepertinya tidak terlalu susah. langkah-langkah perbaikan yang saya lakukan adalah sebagai berikut:
selesai. dan drive data pun kembali pada drive D dan bisa digunakan seperti biasa... senangnyaa..
setelah garuk2 kepala sebentar, saya mencoba cek di disk management (klik kanan "my computer", pilih "manage", lalu klik menu "disk management"). di sana terlihat bahwa disk 0 (tempat hard drive terinstall) masih terbagi menjadi beberapa partisi diantaranya untuk system C (100GB) dan kemudian ada bagian partisi lain sebesar 500GB lebih yang menurut saya ini adalah partisi yang saya cari. namun permasalahannya adalah, bagian partisi ini tidak bisa diassign atau dialokasikan agar terbaca sebagai drive data. bila di klik kanan hanya menampilkan menu "help" dan tidak bisa dilakukan action apapun untuk memperbaikinya. saya sempat berpikir untuk menggunakan tools untuk mengatur partisi semisal partition magic, easus, dan teman-temannya. namun setelah dipikir-pikir resikonya adalah kehilangan data yang tersimpan didalamnya perlahan-lahan saya lupakan ide tersebut..
lalu dengan berbekal browser hape, saya memberanikan diri bertanya sama mbak gugel, dan mendapatkan rekomendasi untuk menggunakan diskpart. okelah sepertinya tidak terlalu susah. langkah-langkah perbaikan yang saya lakukan adalah sebagai berikut:
- klik kanan "my computer>manage", klik "disk management
- klik kanan drive D > "change drive letter and path" ganti menjadi huruf lain
- open cmd as administrator
- type "diskpart" <enter>
- type "list disk" <enter> untuk melihat daftar disk yg ada
- type "select disk=0" <enter>
- type "list partition" <enter> untuk melihat daftar partition dari disk terpilih
- type "select partition=6" <enter>
- type "list volume" <enter> untuk melihat daftar volume yang ada
- type "select volume=3" <enter>
- type "detail volume" <enter> untuk memastikan info volume
- type "assign" <enter> untuk menambahkan volume D pada partition
- tutup cmd dan computer management
selesai. dan drive data pun kembali pada drive D dan bisa digunakan seperti biasa... senangnyaa..
Thursday, April 25, 2013
formula untuk membandingkan format waktu dalam excel (compare time in excel)
kali ini saya akan coba membahas sedikit mengenai fungsi pada excel, khususnya untuk membandingkan format waktu (date/time). saya tertarik menulis masalah ini karena saat ini saya sedang mengerjakan rekap absen, dan iseng-iseng saya ingin mencoba membuat formula untuk mengecek keterlambatan setiap pegawai dengan data dari mesin absen dengan menggunakan fingerprint.
awalnya saya harus memeriksa apakah status pointnya adalah kedatangan (check in) atau kepulangan (check out), lalu baru membandingkan dengan batas waktu kedatangan atau kepulangan, dan menentukan flag untuk terlambat atau pulang cepat.
baiklah, untuk mengecek kondisi status point bisa dilihat dari salah satu kolom yang tersedia apakah terisi "Check In" yang berarti kedatangan, atau berisi "Check Out" yang berarti kepulangan. rasanya formula untuk permasalahan ini cukup sederhana yaitu dengan menggunakan fungsi IF yang bentuk dasarnya adalah IF(KONDISI; VALUE/FUNGSI BILA BENAR; VALUE/FUNGSI BILA SALAH). contoh penggunaannya adalah sebagai berikut:
=IF(F15="Check In";"fungsi kedatangan"; "selain fungsi kedatangan")
nah sekarang kita beralih ke permasalahan utama, yaitu membandingkan waktu. pertama yang harus kita lakukan adalah dengan mengkonversi teks dari cell tertentu menjadi format waktu (time), cell ini memiliki teks misalnya "07:20" tanpa tanda petik. teks ini (misalnya pada cell D5) bisa kita konversikan menjadi format waktu dengan fungsi TIME(JAM; MENIT; DETIK). fungsi ini dikombinasikan dengan fungsi LEFT(CELL; JUMLAH DIGIT) dan RIGHT(CELL; JUMLAH DIGIT) untuk mendapatkan angka jam dan menit dari suatu cell tertentu. gabungan dari fungsi ini kita gunakan sebagai berikut:
=TIME(LEFT(D15;2);RIGHT(D15;2);0) -> yang misalnya kita simpan di cell E15
yang pada contoh ini 07:20 akan dikonversi menjadi 07:20 AM dengan format waktu. bila konversi telah selesai kita lakukan maka kita bisa langsung membandingkan dengan waktu yang kita inginkan misalnya jam 07:30, dengan formula kondisi WAKTU1 > WAKTU2. cara menuliskannya adalah sebagai berikut:
=IF(E15>TIME(7;30;0);"status terlambat";"status tidak terlambat")
atau untuk memeriksa apakah pegawai tersebut pulang cepat (kurang dari jam 16:00), maka formulanya kita modifikasi menjadi:
=IF(E15<TIME(16;0;0);"status pulang cepat";"status tidak pulang cepat")
lalu bagaimana lagi? sebenarnya semua fungsi utamanya sudah kita buat,dan bila memang ingin terlihat lebih simpel dengan tidak membuat begitu banyak kolom tambahan, maka fungsinya bisa kita gabungkan agar menjadi seperti ini:
=IF(F21="Check In";(IF((TIME(LEFT(D21;2);RIGHT(D21;2);0))>TIME(7;30;0);"status terlambat";"status tidak terlambat")); (IF((TIME(LEFT(D21;2);RIGHT(D21;2);0))<TIME(16;0;0);"status pulang cepat";"status tidak pulang cepat")))
bila dengan menggunakan formula diatas masih terdapat error, mungkin karena pengaturan separator untuk formula pada excel berbeda dengan yang saya gunakan, coba ganti karakter titik koma ";" menjadi koma ",". selamat mencoba.....
Monday, March 18, 2013
Pengenalan Yii part2
Yii merupakan framework yang cukup populer belakangan ini karena kemudahan dalam implementasi dan dari sisi keamanannya. Konsep MVC yang ditawarkanpun memiliki nilai lebih untuk membangun website dengan pengorganisasian yang lebih rapi dan terstruktur. Ada banyak sekali pilihan extension dan componen yang bisa kita gunakan untuk meningkatkan fungsi dan fasilitas yang kita butuhkan. Selain itu modifikasi tampilannyapun terbilang tidak terlalu sulit.
Pada bahasan kali ini kita akan mencoba mengulas sedikit mengenai penggunaan theme untuk mengubah tampilan secara total, dan juga mengenai peleburannya dengan framework HTML Kickstart yang terkenal dengan tampilannya yang menggunakan HTML5, CSS3, Jquery dan library lainnya yang sangat membantu dalam membangun tampilan website yang dinamis. Selain itu kita juga akan sedikit mengulas mengenai penambahan beberapa fungsi pada aplikasi Yii yang kita bangun.
nah ini cuplikan materi keempat sekaligus yg terakhir dari tutorial website di kantor saya... sempet lupa ngaplot karena kesibukan belakangan ini. yah walaupun mungkin bahasannya sederhana dan ga dalem banget, tapi semoga bisa membantu siapa aja yang lagi pengen belajar Yii.. semangkaa...!! kalau mau donlot materinya bisa klik link dibawah:
materi tutorial 4: Pengenalan Yii part2
Pada bahasan kali ini kita akan mencoba mengulas sedikit mengenai penggunaan theme untuk mengubah tampilan secara total, dan juga mengenai peleburannya dengan framework HTML Kickstart yang terkenal dengan tampilannya yang menggunakan HTML5, CSS3, Jquery dan library lainnya yang sangat membantu dalam membangun tampilan website yang dinamis. Selain itu kita juga akan sedikit mengulas mengenai penambahan beberapa fungsi pada aplikasi Yii yang kita bangun.
nah ini cuplikan materi keempat sekaligus yg terakhir dari tutorial website di kantor saya... sempet lupa ngaplot karena kesibukan belakangan ini. yah walaupun mungkin bahasannya sederhana dan ga dalem banget, tapi semoga bisa membantu siapa aja yang lagi pengen belajar Yii.. semangkaa...!! kalau mau donlot materinya bisa klik link dibawah:
materi tutorial 4: Pengenalan Yii part2
Friday, March 15, 2013
Dasar-dasar Pemrograman Yii
Yii framework merupakan satu diantara sekian banyak framework pemrograman berbasis web yang sangat populer di kalangan web designer. Meskipun masih tergolong “muda”, framework ini terbilang cukup stabil dan powerful untuk memenuhi kebutuhan pembuatan website yang sederhana sampai yang kompleks dengan berbekal sedikit pengetahuan mengenai programming PHP dan HTML. Keunggulannya di sisi keamanan memang membuat metode framework jadi lebih menjanjikan ketimbang menggunakan CMS opensource, yang notabene gratis, namun justru membuka kesempatan bagi hacker untuk “membaca” aplikasi web kita. Pada Yii framework kita akan dikenalkan dengan konsep MVC (Model-View-Controller) yang memudahkan kita memisahkan tampilan dengan proses bisnis yang terjadi di belakang layar.
itu cuplikan sinopsis materi ketiga tutorial website di kantor. setelah buka2 blog baru ngeh kalo yang ini belum keupload.. :) yah semoga bisa bermanfaat bagi siapa aja yang mau nyoba.. kalau pengen liat rincian materinya bisa buka disini
Materi 3: Pengenalan Yii
itu cuplikan sinopsis materi ketiga tutorial website di kantor. setelah buka2 blog baru ngeh kalo yang ini belum keupload.. :) yah semoga bisa bermanfaat bagi siapa aja yang mau nyoba.. kalau pengen liat rincian materinya bisa buka disini
Materi 3: Pengenalan Yii
Subscribe to:
Posts (Atom)